Showing posts with label Peta Mangrove. Show all posts
Showing posts with label Peta Mangrove. Show all posts

Abrasi di Samas


Beberapa titik abrasi pada Sungai Opak Hilir.
Panah kuning dan garis lengkung merah 
adalah titik yang terkena abrasi/gerusan.

Garis putus-putus hijau 
adalah suangan/muara yang bergeser 
dari timur sampai saat ini di Samas.

Panah biru adalah aliran Sungai Opak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Gubug dan Suangan

Hari ini tadi terasa penuh kegiatan. Satu kegiatan untuk perbaikan gubug Mbah Warsono, juga pembangunan Ruang Display Mangrove dari BRI serta Gotong royong Bedah Suangan, juga restocking kepiting.

....
Untuk perbaikan gubug Mbah Warsono, sore hari ini sudah selesai. Pekerjaan ini dilakukan selama 3 hari, dengan digotong-royongkan warga dan pemuda-pemudi dusun Baros. Perbaikan yang dilakukan meliputi mengganti blandar dan molo serta dinding gedeg bambu. Sementara genteng masih bisa dipakai, serta mengganti beberapa usuk dan reng yang sudah usang.

 Sekarang gubug dibagi menjadi dua unit ukuran 4 x 12 m dan 4 x 8 m. Dulunya satu unit 4 x 26 m, kemudian yang 4 x 12 dipergunakan sebagai tempat istirahat dan tempat tinggal Mbah Warsono sedangkan yang satu unit sebagai kandang sapi dan ayam peliharaan Mbah Warsono. 

Gubug nya sekarang sudah lebih bagus dan keliahatan kokoh, tidak mleyot-mleyot lagi, tinggal dibersihkan puing-puing sisanya dan akan tampak asri. Juga sudah dialokasikan satu lokal ruang untuk tempat sepeda bagi para pemancing maupun tamu yang mau singgah....silakan dikunjungi kapan-kapan.

.....
Sementara untuk pembangunan Ruang Display Mangrove dari BRI juga terus dilakukan dan saat ini sudah memasang tembok bata bagian belakang ( utara ) juga samping ( barat dan timur ) dan sebagian sisi depan ( selatan ). Rencananya kemarin mau mengurug bagian dalam, namun lokasi untuk mengambil tanah urug teremdam oleh genangan air yang meluap karena Buntu Suangan. Jadinya untuk urug dalam bangunan sementara ini ditunda.

 .....
Sedangkan kegiatan gotong-royong Bedah suangan hari tadi dilakukan dari pagi jam 9 sampai sore malam hari ini. Warga yang melakukan bedah suangan ini dari desa Tirtohargo dan juga dari Desa Srigading, juga hari ini dibantu oleh personil SAR dan TRC,PBK Penanggulangan Bencana Bantul, Koramil , Polsek. 

Sampai dengan sore malam tadi warga berhasil membuat saluran untuk membuka muara yang menghubungkan air dari sungai Opak menuju Laut, sehingga genangan air yang meluap ke persawahan dapat surut.

Namun agaknya besar dan kerasnya ombak laut selatan membuat saluran yang dibuat tadi tertimbun oleh pasir lagi dan menghambat aliran air Opak.
Akibat genangan luapan Buntu Suangan ini banyak sawah warga masyarakat dari desa Tirtohargo dan Srigading yang terendam beserta dengan tanamannya. Sebagian tanaman yang masih bisa dipanen diusahakan untuk dipanen, sedangkan yang masih usia muda ya tetap dibiarkan terendam, sambil menunggu keajaiban kalau-kalau masih bisa hidup....
.....
Sementara sore tadi di Kawasan Mangrove juga dilakukan penebaran bibit kepiting kurang lebih 40 kilo oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul. Penebaran ini dalam rangka restocking kepiting agar dapat berkembang biak di kawasan ini.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Project 37.500 batang..lanjutan posting dulu

Project 37.500 batang bibit Mangrove dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi DIY ternyata telah berjalan. Beberapa waktu yang lalu sebagian bibit telah di"drop" di wilayah Samas.

Oleh rekanan pengadaan bibit di"drop" di wilayah Samas, karena kemudahan untuk bongkar, serta transportasi menggunakan kendaraan yang besar, juga karena lokasi Samas juga masuk dalam zona penanaman. Bibit yang telah di"drop" ini sebagian juga sudah ditanam oleh warga masyarakat, sebagian lagi dan masih banyak yang belum tertanam. Hal ini karena kondisi wilayah yang baru saja tergenang oleh "Buntu Suangan" juga saking banyaknya bibit Mangrove.

Wilayah penanaman ini dimulai dari ujung laguna sebelah barat ke timur, di sisi utara. Yang mana kawasan ini sekarang terdapat lumpur endapan banjir musim hujan lalu, yang cukup luas membentang dari ujung barat sampai ujung timur.

Sementara untuk wilayah sekitar Mangrove yang sudah ada saat ini, sebelah timur, kemarin KP2B melansir bibit Mangrove untuk dibawa ke Kawasan Mangrove, untuk dapat ditanam sedikit demi sedikit.

Hal ini dikarenakan untuk wilayah Timur kondisinya sekarang banyak yang airnya dalam, sehingga mengurangi luasan zona untuk penanaman.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Rencana 375oo Mangrove


Senin, 20 Februari yang lalu rencananya Staf Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Bantul dan Propinsi DIY akan datang di Desa Tirtohargo.
Maksud rencana kedatangan DKP ini untuk mensurvey lokasi rencana penanaman 37 ribu batang Mangrove pada tahun ini. Namun karena beberapa hal yang ada di Kantor, maka acara tersebut tidak terlaksana. Dan "katanya" baru terlaksana Selasa, keesokan harinya, yang kemudian tim didampingi oleh Pak Dwi dan Kuncoro ( KP2B juga Pokja Mangrove ) melakukan survey lapangan. 
Hasilnya.....? 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Perumahan Baros


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Penunjuk Arah


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Peta pengembangan Tanaman Mangrove


Menyambut niat baik dari berbagai pihak ( lembaga, dinas, instansi, simpatisan, etc ) yang akan ikut mengembangkan tanaman Bakau di wilayah Dusun Baros, Pokja Mangrove melakukan pembaharuan mengenai peta kawasan Mangrove dengan peta kawasan Mangrove.
selengkapnya sebagai berikut :
Peta PengembanganProposalnya , Biayanya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0