Showing posts with label Mangrove. Show all posts
Showing posts with label Mangrove. Show all posts

BRI Peduli---Aula Mangrove

BRI memulai pembangunan Aula Mangrove di lokasi Mangrove. 
Pelaksanaan pembangunan ini dimulai 28 Agustus 2012 kemarin, dengan melakukan pengukuran dan pemasangan bowplank serta pembersihan lahan.
Bangunan yang akan dibangun ini seukuran 4 x 9 m2. 
Ditempatkan di sebelah timur gubug Mbah Warsono dan menghadap ke selatan.
...

Bangunan aula Mangrove ini rencananya dulu sebagai bangunan untuk display dan letaknya di agak kedalam dari gubug ini, namun karena pengajuan proposal kepada BRI sudah lama, dan alokasi pembangunan pada saat ini, maka ketika dilaksanakan anggaran sudah tidak bisa untuk membangun seperti yang dimajukan dulu.
Sehingga dilakukan inovasi ulang untuk memodifikasi bangunan display tersebut.
...
OK...semuga dengan bantuan dari BRI dapat dimanfaatkan dan didayagunakan oleh masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat semua.


Foto Bangunan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Mancing Ikan Gabus

Ikan ini banyak dijumpai di sungai-sungai yang masih banyak tumbuhannya.
Juga bisa ditemukan pada rawa-rawa yang juga banyak tanaman airnya. Karena ikan ini biasanya akan bersembunyi dibawah tanaman-tanaman air tersebut.
Ikan Gabus ini termasuk ikan bersisik, namun punya lendir, sehingga cukup licin kalau dipegang. Ketika masih kecil ikan Gabus biasanya bergerombol dan kemana-mana selalu diikuti oleh induknya, sehingga kalau ada ikan pemangsa lain biasanya induknya akan memasukkan anak-anaknya ke dalam mulut, sebagai langkah pengamanan. Namun kalau sudah besar biasanya ikan Gabus ini akan berenang sendiri-sendiri...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Mancing Ikan Gabus

Ikan ini banyak dijumpai di sungai-sungai yang masih banyak tumbuhannya.
Juga bisa ditemukan pada rawa-rawa yang juga banyak tanaman airnya. Karena ikan ini biasanya akan bersembunyi dibawah tanaman-tanaman air tersebut.
Ikan Gabus ini termasuk ikan bersisik, namun punya lendir, sehingga cukup licin kalau dipegang. Ketika masih kecil ikan Gabus biasanya bergerombol dan kemana-mana selalu diikuti oleh induknya, sehingga kalau ada ikan pemangsa lain biasanya induknya akan memasukkan anak-anaknya ke dalam mulut, sebagai langkah pengamanan. Namun kalau sudah besar biasanya ikan Gabus ini akan berenang sendiri-sendiri...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Gubug mBah Warsono

Sesuatu yang tak asing dijumpai di Kawasan Mangrove Baros adalah sosok mBah Warsono dengan kondisi gubug serta suasana lingkungannya. 
" Mbah War "begitu masyarakat memanggilnya. Adalah bisa dikatakan tokoh dibalik layar kehidupan Mangrove. Mengapa ? Karena mBah War inilah salah satu dari Warga Dusun Baros yang dari awal perintisan tanaman Mangrove ikut serta dan "berkorban" untuk keberadaan Mangrove yang sekarang ini. 

Mbah War ikut dalam pembinaan untuk seluk beluk tanaman Mangrove, yang sampai saat ini masih fasih menceritakan awal mula keberadaan Mangrove bahkan semua jenis tanaman Mangrove yang ditanam pun dipahami.
 
Keseharian mBah War sebagai warga dusun yang mengandalkan kehidupan dari menggarap sawah terkadang memang tersita oleh kegiatan dan aktifitas Mangrove. Menghadiri undangan, mendampingi tamu yang datang, atau hal lain seperti mengelilingi Kawasan Mangrove untuk sekedar mengamati perkembangan dan masalah yang menyangkut tanaman Mangrove.
 
Rumah mBah War berada di Dusun Baros. Namun sering kali dan hampir bisa dikatakan jarang berada di rumah. Beliau justru malah sering berada di Kawasan Mangrove karena memang sawah garapan dan ternaknya ada di sana. Bagi tamu yang pernah datang Ke Mangrove pastilah akan melihat rumah/gubug diujung parkiran. Nah gubug ini yang sekarang dijadikan rumah untuk ditinggali. Keberadaan gubug yang dijadikan rumah tinggal ini memang sudah dilakukan sejak awal mula perintisan tanaman Mangrove. Disini di gubug ini keseharian mBah War dilakukan, mencari rumput untuk ternak, menggarap sawah beristirahat. Kalaupun pulang ke dusun paling-paling hanya sebentar kemudian akan balik lagi ke gubug ini.http://mangrove-jogja.blogspot.com......
 
Sudah tua memang gubug ini. Ada dua gubug disini, sebelah timur dan sebelah barat. Yang timur seukuran 4 x 5 m2, dulunya untuk istirahat dan menerima tamu yang datang ke Mangrove. Sekarang untuk tempat pompa/diesel air milik mBah War. Yang satunya sebelah barat, lebih besar dan panjang. kurang lebih 4 x 16 m2. Gubug ini dibuat menjadi 4 ruang. Paling Timur untuk dapur dan tempat tidur, sebelahnya untuk tempat peralatan tani dan sebagai tempat kendaraan tamu. Dua ruang sbelah baratnya sekarang dipergunakan untuk kandang ternak, sapi dan ayam. Kalau melihat sapi metal , ya itu sapinya mBah War.
Kondisi dua gubug ini sekarang memang sudah usang, namun pastilah banyak kenangan dan peristiwa yang mungkin terekam terkait dengan keberadaan Mangrove ini, yang mungkin tidak terkatakan atau tergambarkan dengan media apapun.
 
Gubug-gubug ini berdiri dengan tiang cor yang sekarang sudah tidak tegak lagi, banyak yang miring karena termakan usia dan tiupan angin, namun begitu masih saja terasa hangat untuk berlindung dari guyuran hujan maupun kencangnya angin selatan dan dinginnya udara malam. Terlebih bagi para pemancing yang sering kali menitipkan kendaraan dan berehat sejenak di gubug ini.
......
Semoga ya mBah, dengan perkembangan kawasan Mangrove nantinya gubug-gubug ini dapat diperbaiki sehingga tetap ada dan menjadi bagian tak terpisah dari keberadaan Mangrove..amiiiiiinnn.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Project 37.500 batang..lanjutan posting dulu

Project 37.500 batang bibit Mangrove dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi DIY ternyata telah berjalan. Beberapa waktu yang lalu sebagian bibit telah di"drop" di wilayah Samas.

Oleh rekanan pengadaan bibit di"drop" di wilayah Samas, karena kemudahan untuk bongkar, serta transportasi menggunakan kendaraan yang besar, juga karena lokasi Samas juga masuk dalam zona penanaman. Bibit yang telah di"drop" ini sebagian juga sudah ditanam oleh warga masyarakat, sebagian lagi dan masih banyak yang belum tertanam. Hal ini karena kondisi wilayah yang baru saja tergenang oleh "Buntu Suangan" juga saking banyaknya bibit Mangrove.

Wilayah penanaman ini dimulai dari ujung laguna sebelah barat ke timur, di sisi utara. Yang mana kawasan ini sekarang terdapat lumpur endapan banjir musim hujan lalu, yang cukup luas membentang dari ujung barat sampai ujung timur.

Sementara untuk wilayah sekitar Mangrove yang sudah ada saat ini, sebelah timur, kemarin KP2B melansir bibit Mangrove untuk dibawa ke Kawasan Mangrove, untuk dapat ditanam sedikit demi sedikit.

Hal ini dikarenakan untuk wilayah Timur kondisinya sekarang banyak yang airnya dalam, sehingga mengurangi luasan zona untuk penanaman.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Cor Block n Con Block




Melanjutkan.....
Tahapan pekerjaan pengerasan jalan tanggul dan area parkir sudah memasuki minggu ke-3. Saat ini pekerjaan pembuatan kalen ( lubang ) untuk cor hampir selesai.



Pekerja mulai meratakan pasir dan batu kerikil sebagai dasaran dari Cor Block. Hamparan pasir krikil ini setebal kurang lebih 10 cm, dan memanjang sepanjang rencana pengecoran. 



 Dibuat dua jalur kiri dan kanan, sedang pada bagian tengah dipakai pembatas dari jalan tanggul asli. Lebar keseluruhan cor ( 80 + 80 ) cm, ditambah median tanah asli ( 80 ) cm , sehingga lebar totalnya 240 cm, masih ada bahu jalan tanggul dikiri-kanan cor kurang lebih 60 cm. Cukup lebar dan sudah muat untuk kendaraan mobil bahkan mini bus.
Mulai dua hari lalu sudah dilakukan pengecoran diatas dasaran Sirtu. Pengecoran dilakukan dengan menggunakan "molen" cor untuk memudahkan mencampur material, kemudian untuk meratakannya diusung dengan "angkong".

Menurut para pekerja kendala yang menyulitkan saat ini adalah air untuk menyiram dasaran tanah serta untuk mengaduk material, hal ini terkait jauhnya air sumur, sedangkan 
kalau mengambil air sungai , airnya payau, mengandung garam. Juga cuaca sangat panas membuat cepat lelah, ditambah saat ini sedang puasa.

Beberapa waktu lalu pekerjaan akan terhenti untuk beberapa waktu, hal ini karena saat itu  muara sungai Opak yang menuju ke Laut ( suangan ) mulai tertutup lagi, sehingga air sungai tidak bisa masuk menuju ke Laut, dan akibatnya terjadi genangan yang meluap ke persawahan juga sampai pada lokasi pekerjaan pengecoran ini. ( lihat postingan terdahulu tentang buntu suangan ). Saat ini genangan luapan air sudah surut karena , beberapa warga dusun sudah melakukan bedah suangan, sehingga pekerjaan tetap dapat berjalan.




 








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Wayang Merti Dusun


Sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas segala kelimpahan rejeki masyarakat Dusun Baros mengadakan Merti Dusun bersama. Merti Dusun kali ini diselenggarakan pada Hari Minggu 15 Juli 2012 dengan tirakat doa bersama serta dilanjutkan dengan tanggapan pentas Wayang Kulit Semalam Suntuk.
 
Masyarakat dan warga sekitar Dusun berjubel untuk ikut meramaikan tanggapan wayang kulit kali ini. Acara ini sendiri dimulai sekitar pukul 21.00 dengan dipimpin oleh Bapak Kepala Dusuh Dusun Baros ( Kahono ). Pentas Wayang dimulai sekitar jam 21.20, setelah acara Doa bersama dan sambutan. Begitu seterusnya sampai dini hari menjalang Adzan Subuh


 Terlepas dari kepenatan untuk membantu acara ini serta keasyikan dalam menyaksikan pentas wayang, ternyata ada hal-hal unik yang dilakukan Dalang dan Kru nya yang sempat diperhatikan banyak orang. Dan juga bagi saya sendiri merupakan pengalaman unik dan khas dalam sebuah pentas Wayang Kulit...menarik dan membuat tidak terasa pertunjukan sudah selesai.

Memperhatikan Tingkah laku Dalang selama mementaskan lakon. Ternyata Dalang dalam proses penjiwaan setiap karakter Wayang mengikuti ( atau mungkin diikuti ) oleh wayangnya sendiri, bagaimana ketika wayang berbicara, ketika wayang bergerak, ketika wayang tanding dan sebagainya. Dalang ternyata juga ikut geleng-geleng, ikut menari, ikut tertawa.....ada saja tingkah dalang yang membuat penonton geli dan tersenyum...Disela-sela Dalang tidak memainkan tokoh Wayang ternyata dalang juga Makan, Minum, Menari, Sibuk mencari Tokoh Wayang ( ada pembantunya, namun terkadang pembantunya tidak maksud dengan Dalang ), ,,

Keasyikan dengan ulah dalang dan krunya ini terbawa terus sampai pada adegan goro-goro dengan gendhingan oleh para punokawan, lagi-lagi dengan piawainya Dalang memayangkan karakter tokoh Petruk Gareng Bagong , dengan goyangan bahu maupun tangan. Bahkan sampai pada adegan perang tanding antara satria Pendawa dan Kurawa, Dalang dengan sigapnya memayangkan para tokoh.
Pada akhir pentas wayang Dalang mengakiri dengan berkumpulnya para Satria Pandawa yang menyambut gembira karena Sadewa didampingi Gathutkaca mendapatkan sesuatu dari Begawan Sukmaningrat ( yang tak lain diejawantahkan Sanghyang Podho Wenang ) berupa Wahyu Manik Imandoyo Tlutuh Kumolosari...Wahyu Boga...Wahyu Katentreman...serta Berhasil memboyong Dewi Sri kembali ke keluarga Pendawa.


Cara warga masyarakat yang ikut menyaksikan pun beragam, ada yang sambil tiduran, ada yang tertidur, ada yang melongo tanpa ekspresi, ada yang juga ikut berirama dengan gending dan wayangnya...
Dalang Ki Sigit , Bantul : 
Lakon : Wahyu Manik Imandoyo Tlutuh Kumolosari..Wahyuning Boga..Wahyu Katentreman

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sungai Kita


Menyimak foto di halaman utama koran Kompas, Kamis 28 Juni 2012 tentang pendangkalan sungai Kapuas di Kalimantan.....dengan sedikit keterangan dibawahnya. Sebagai orang yang belum pernah ke Kalimantan, saya bertanya " benarkah ? Kenapa ?"
Yang saya ketahui Kapuas adalah sungai yang sangat panjang dan besar, sebagai sungai lalu-lintas. Mungkinkah hujan yang jarang terjadi serta pengundulan hutan di hulu , menyebabkannya?
.....
Kemudian saya membayangkan wilayah Jogjakarta ini, terkebih Bantul sebagai tempat tinggal saya. Bantul ada dua sungai Besar ( setidaknya demikian besar menurut saya ) Sungai Progo dan Opak, yang bermuara di Samudera Indonesia. Sungai Progo berhulu di Temanggung, dengan banyak sungai kecil yang masuk ke Progo, demikian juga Sungai Opak yang berhulu di Merapi, dengan gabungan dari Sungai Oya dari Gunung Kidul..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Perahu Sampan

Pada blog gambar yang ditampilkan terlihat sebuah “Sampan” dari bambu.
Perahu Sampan ini digunakan oleh para warga masyarakat sekitar sebagai alat transportasi menyeberangi Sungai Opak. Ketika warga akan menuju ke pantai daripada menyeberang , warga kemudian berinisiatif untuk membuat sebuah perahu/sampan untuk alat penyeberangan.
Dahulu kalau warga akan menuju ke Pantai tidak cukup menyeberang dengan jalan kaki, karena waktu itu sungai opak tidak sedalam sekarang. Dulunya kedalaman rata-rata hanya sebatas pusar orang dewasa, dan sungainya tidak selebar sekarang. Dulu masih ada dataran-dataran yang ditumbuhi rumput dan dapat ditanami palawija ( jagung, kacang, ketela ) dan aliran sungai mengalir disekitaran dataran tersebut. Namun sekarang aliran sungai opak sudah melebar dan dalam bahkan dibeberapa tempat ada yang lebih dari 3 meter. Walaupun kondisi ini tidak tetap, dalam artian tempat yang dalam tidak selamanya terkadang berpindah-pindah tergantung dari kondisi “suangan” serta musim.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

PMR Nanam Bakau

Kemarin, Kamis 29 Desember 2011 Palang Merah Remaja ( PMR ) dari beberapa sekolah di Bantul melakukan Aksi Penanaman Pohon Mangrove. Aksi ini didukung oleh Palang Merah Indonesia ( PMI ) Propinsi DIY, PMI Kabupaten Bantul serta Pangkalan AL ( Lanal ) serta KP2B tentunya.
Aksi dimulai sekitar jam 9 pagi, dan dihadiri oleh Bpk Taslim ( PMI DIY ).
PMR yang ikut dalam acara ini berasal dari sekolah SMA 1 Bantul, SMA 3 Bantul, SMA 1 Sewon, SMK 1 Bantul serta SMA Wonokromo.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

SMP Tumbuh Yogyakarta

Sebelum "kelupaan" untuk ditulis, 
Kegiatan yang sudah terjadwalkan pada hari Sabtu, tanggal 26 November 2011, yakni penanaman Mangrove oleh SMP Tumbuh Yogyakarta. Kegiatan dimulai sekitar jam 9 sampai siang sekira jam 12.
Kegiatan penanaman Mangrove ini diikuti oleh Siswa serta Guru ( oh ya, ada OrTu nya juga sepertinya ) wah huebat, peran sekolah dalam mengajak keikutsertaan OrTu Murid..
Kegiatan ini di"meriah"kan oleh beberapa instansi terkait Siswa dan Pendamping SMK Kelautan Bantul, Kelompok Nelayan Se-Indonesia Kabupaten Bantul , dan tentunya KP2B ( Pemuda/i Baros ) sebagai Mitra Kerjasama dalam penanaman ini...

keterbatan foto, foto dari blog ini
Trimakasih diucapkan kepada Segenap Keluarga SMP Tumbuh Yogyakarta, semuga kedepan dapat dilanjutkan kegiatan serupa. Oh ya semuga diagendakan kunjungan lagi untuk pemantauan dan perawatan tanaman, mengingat musim sekarang sering datang banjir dengan membawa sampah yang dapat merusak tanaman yang masih kecil-kecil....O K semakin tumbuh buat SMP Tumbuh Yogyakarta.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
BPD dapat dianggap sebagai "parlemen"-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia.
Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat.
Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya.
Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya.
Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Perumahan Baros


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Penunjuk Arah


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

DPRD ( Bantul )

Tim DPRD ( Bantul ) bersama dengan Dinas DKP Propinsi dan Bantul, Selasa siang ini melakukan kunjungan lapangan ke kawasan Mangrove Dusun Baros.

Tim melakukan tinjauan kondisi Mangrove dengan diantarkan oleh KP2B. Tim menyoroti mengenai fungsi Mangrove dan keuntungan positif dari adanya Mangrove ini. Tim juga menambahkan beberapa hal terkait pemanfaatan lahan kosong di kawasan Mangrove untuk pengembangan budidaya Perikanan. Misalnya untuk pemeliharaan Kepiting Bakau, Ikan Air Payau, maupun untuk kegiatan wisata air alam.

Setelah puas beberapa waktu di Kawasan Mangrovu untuk pengamatan dan peninjauan serta tanya jawab bersama dengan Warga dan KP2B, tim kemudian melanjutkan perjalanan dinas ke Pantai Depok.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

the DOMBY Kid's HOPE , Jogja

Minggu ini Kawasan Mangrove kembali kedatangan tamu.
Berasal dari Domby Kid's Hope, Jogja. Mereka sebanyak 130 orang dari usia muda sampai tua, baik laki maupun wanita. Melakukan kegiatan untuk refreshing dari aktifitas harian, dengan mengadakan pengenalan dan penanaman tanaman Aviciena, sp ( Api-Api ) di kawasan Mangrove dusun Baros.
Dengan dibantu oleh KP2B ( pemuda-pemudi dusun baros ) mereka dengan gembira membuat lubang, menancapkan ajir/kayu penguat batang dan menanam tananam Avicienna, dari pagi sekitar jam 8 sampai dengan siang hari, tak terasa sekitar 500 batang tanaman baru sudah tertanam....

Sedikit mengenai,( maaf seandainya saya salah penerjemahanDomby Kid's Hope adalah sebuah LSM non-profit berbentuk Pusat Pengembangan Anak (PPA) yang didirikan oleh Yayasan Pelita Bangsa Jogja. Identitas Domby adalah IO-745.
Tujuan didirikannya Domby Kid's Hope adalah memberikan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga yang membutuhkan. Umumnya, pelajaran yang diberikan di Domby Kid's Hope sama dengan yang diterima oleh anak-anak di sekolah, tetapi anak-anak juga diberikan pelajaran tambahan guna mengembangkan bakat dalam diri anak. Seperti Komputer Dasar, Web Dasar, musik (gitar dan drums), renang, dan lain sebagainya. Juga, beberapa bulan sekali, diadakan karya wisata sebagai tambahan pengetahuan bagi anak-anak yang hampir tidak mungkin didapat dari pelajaran di sekolah sekaligus untuk mengisi acara liburan sekolah ketika bertepatan dengan liburan sekolah.
Dalam kaitannya dengan Domby Kid's Hope, terdapat 3 cabang. Yaitu, Domby Kid's Hope Gadjah Wong (juga dikenal sebagai Domby Kid's Hope Tutul), Domby Kid's Hope Terban, dan Domby Kid's Hope Godean. Keseluruhan cabang Domby ini bernaung di bawah Yayasan Pelita Bangsa Jogja....sumber arttikel.




Sekilas agenda kegiatan penanaman Mangrove kedepan :

19 Nop dari STAIN Yogyakarta, kelompok MAPALA. Sekitar 40 Orang. Pengenalan dan Penanaman
26 Nop SMP Tumbuh, Penanaman
27 Nop UKDW + SMA se-Jogja . Penanaman



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

SMP Kanisius Ganjuran

Sabtu, 16 Juli 2011

Para siswa sekolah menengah pertama ( smp ) Kanisius Ganjuran mengadakan aksi sosial menyiapkan bibit bakau. Aksi para siswa yang didampingi oleh guru serta pemuda/i ( KP2B ) dimulai dari pagi hari sekitar pukul 08.00 dan berakhir seikitar jam 13.00.

Para siswa SMP ini mengadakan aksi pembibitan dalam rangka penutupan MOS ( masa orientasi siswa ), yaitu rangakain pengenalan sekolah dan lingkungan sekolah dalam rangka penerimaan siswa baru. Kegiatan disamping membuat bibit juga dilakukan kegiatan out bond di sekitar lokasi/kawasan Mangrove.

Para siswa dan pendamping merasa puas dapat melakukan kegiatan sekolah yang diracik dengan kegiatan sosial untuk ikut peduli dengan lingkungan sekitar. Disamping pula karena suasana sekitar kawasan Mangrove mendukung untuk berkegiatan, karena dekat dengan Pantai, Sungai juga ada lokasi luas untuk ber outbond.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Peta pengembangan Tanaman Mangrove


Menyambut niat baik dari berbagai pihak ( lembaga, dinas, instansi, simpatisan, etc ) yang akan ikut mengembangkan tanaman Bakau di wilayah Dusun Baros, Pokja Mangrove melakukan pembaharuan mengenai peta kawasan Mangrove dengan peta kawasan Mangrove.
selengkapnya sebagai berikut :
Peta PengembanganProposalnya , Biayanya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Update Sketsa Kasar Mangrove

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0